Saturday, July 25, 2009

:: satu dua tiga sayang semuanya::


“Satu-satu, sayang-sayang Allah,

dua-dua, sayang Rasulullah,

tiga-tiga sayang ibu bapa.

Satu dua tiga, sayang semuanya”

Lagu itu dinyanyikan dengan riang oleh pelajar kls ibn sina.. semuanya bersemangat..pelajar perempuan kali ni lebih bersemangat dari pelajar lelaki...

Lagu kanak-kanak yang begitu agak keanak-anakkan, tapi sebenarnya mengandungi makna yang menjadi kunci amalan sebagai syarat untuk mendapat kasih sayang Allah.betul tak?


tersenyum mendengar lagu yang diganti dengan kata aku sayang Alloh dan sayang Rasulullah. Kreatif juga orang yang menggubah lagu itu. Maksudnya mungkin untuk menanamkan rasa cinta pada Allah dan Rasulullah sejak dari kecil lagi bukan?? bagusla supaya tertanama rasa sayang dan cinta pada Allah Swt dan Rasulullah sejak mereka masih kecil.

Mendengar lagu itu, diri ini jadi malu sendiri. Selama ini merasa sudah sangat mencintai Rasulullah. Salam dan shalawat selalu panjatkan untuknya. Bahkan hatiku terasa teriris dan meneteskan air mata, apabila terdapatnya penghinaan thdap rasulullah. Namun semuanya itu, tiba-tiba menyentak kesadaran , bahwa kecintaan padanya selama ini belum banyak yangdiri ini wujudkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

diri ini pun merenung, pantaskah diri ini mengatakan mencintai Rasulullah kalau dalam kehidupan seharianku sering melanggar nasihatya? kadang2 sifatnya yang baik walau terhadap orang yang berbuat kasar n menghinanya seperti sabar menghadapi ujian allah, pemaaf, sederhana, jujur, amanah, adil dan gemar bersedekah meski dalam keadaan sulit sekalipun dan masih banyak hal-hal yang kelihatannya tapi sebenarnya merefleksikan sejauh mana diri ini mengenal dan mencintai Rasulullah.

"Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah... "(al-Hasyr: 7)

"Barang siapa yang menaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah menaati Allah. Dan barang siapa yang berpaling dari ketaatan itu, maka kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka." (an-Nisaa: 80)

"Sesungguhnya pada Rasulullah terdapat suri teladan yang baik bagimu, bagi orang-orang yang mengharapkan pertemuan dengan Allah dan hari akhirnya, serta mengingat Allah sebanyak-banyaknya." (al-Ahzab: 21)


Ah... ternyata kecintaan pada Rasulullah selama ini ternyata masih di permukaannya saja, masih banyak dari kita, termasuk diri ini yang belum mampu memahami makna cinta itu. Kita kadang lalai mengamalkan dan mencontoh perilakunya yang sangat mulia dalam kehidupan keseharian. Semoga Allah swt mengampuni kita yang lemah dan hina dan sudi memberi hidayah serta kemudahan untuk menjadi umatNya yang berakhlak mulia, semulia manusia pilihanNya, Muhammad Saw.

Hendak ku nangis

Tiada berair mata

Hendak ku senyum

Tiada siapa nak teman

Kalaulah nasib

Sudah tersurat

Begini hebat

Apa nak buat

ya rasulallah....

ya rasul ya habib ya syafie

.

Di mana kan ku cari ganti

Serupa denganmu

Tak sanggup ku berpisah

Dan berhati patah

Hidup gelisah

.

Alangkah pedih rasa hati

Selama kau pergi

Tinggal kami sendiri

Tiada berteman

di dalam sepi

allahumma solli ala Muhammad

ya rasulallah ya habiballah

ya syafie

ya rasulallah

.

Dunia terang menjadi gelita

Cahaya indah

mengundang gerhana

Keluhan hatiku

Menambah derita

rindukan dikau

yang jauh di mata

Dimana kan ku cari ganti

Mungkinkah di syurga

Untuk kita berjumpa

di saat gembira

Selama-lama



2 comments:

nuRRul said...

comel kan budak2 nieh.hu3..jom bina diri jd murabbi n mudarris yg berkualati

aNis hUmaiRa said...

a'a..insya allah kak fiz